Minggu, 04 November 2012

Maaf, Pelajari Histori Jika Kau Ingin Mengerti


oleh : Ahmad Fardil Khalidi / @fardealz

Di teriknya panas sambil menunggu bus yang mengantarkann ia bertemu rumah, disuatu siang saat ia duduk terpaku pada jalan raya. Sebuah pesan dari ponselnya. “Far, hari ini akan ada sebuah hal yang special. Maukah kita bertemu untuk aku sekedar memberikan hal spesial ini?”
Risau wanita berparas cantik dan berkerudung ini. Seperti sebuah momok yang melunturkan hari – harinya. Ia tahu sudah lama Andika ingin mendekatinya. Tapi sejatinya ia tak tega untuk menolaknya mentah – mentah, meskipun sebenarnya ingin ia memberikan pengertian.
****
Hari ini, hari valentine katanya. Andika hanya terfokus pada sebuah benda yang bisa memberikan arti pada Farah, pujaan hatinya. Ia coba ingat – ingat akan suatu hal yang mungkin bisa membawanya pada sebuah hubungan lebih lanjut.
“berikan saja ia coklat, tidak terlalu besar atau mahal tak apa. Yang penting beri arti pada upayamu” imbuh Rezy, salah seorang sahabat dimanapun Andika merasa galau.
 Ia ikuti sarannya, ia jamah seluruh konter – konter kue yang ada di sekitar rumahnya. Ia rela walau harus rela berpuasa bermain billiard selama tiga pekan, yang sudah menjadi rutinitasnya. Tak hanya kue, gaun berpredikat mahalpun diraupnya. Kemudian dikemas serapih mungkin dan secantik mungkin berikut ia selipkan secerca kertas perlambang perasaannya kala itu
****
“Farah, ini aku Andika. Untuk kali ini saja kita bertemu di taman ujung jalan rumahmu” memelas ia via ponsel, berharap pujaan hatinya memenuhi panggilannya
Lima menit penantian penuh dengan gemuruh disekujur tubuh. Gugup, bercampur takut. Tapi harus dinyatakan ini.
Ia pandangi sudut jalan, arah yang sudah diperkirakan untuk kemunculan pujaan hatinya. Sukacita menyelimuti dirinya ketika wanita berparas ayu na anggun hadir di depannya. Tak bertele – tele ia ungkapkan niatnya untuk menjadi kekasihnya
“maaf Dika, Farah ga bisa menerima ini. Lagi pula kenapa Dika datang pada hari ini?”
“Ini hari valentine Farah. Hari dimana semua orang menyalurkan cinta pada kekasih mereka. Dan bagi Dika, Farah adalah kekasih DIka. Dika sayang banget sebenarnya”
“APAAAAAAA???? Tidak begitu caranya. Pernahkah kau belajar sejarah? Sekarang hari apa? hari Valentine katamu. Maaf aku tidak bisa. Aku tidak bisa, apalagi harus jadi kekasihmu dengan cara seperti ini. Kau tahu, ada sebuah sejarah yang memilukanku dibalik tanggal ini. Sejarah yang mengoyak batinku karena agamaku. Datanglah lain kali, setelah kau paham dengan siapa kau ingin menjalin. Terutama hari ini. Maaf, Pelajari Histori jika kau ingin mengerti”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar